Beranda Artikel 13-36 Bulan Gejala Asma pada Bayi dan Cara Mengatasinya

Gejala Asma pada Bayi dan Cara Mengatasinya

2022/11/07 - 04:30:43pm     oleh Morinaga Soya
Gejala Asma pada Bayi yang Wajib Bunda Waspadai

Gejala asma pada bayi dapat ditandai mulai dari sesak napas, napas berbunyi mengi, dan batuk. Jenis penyakit ini merupakan gangguan kesehatan yang menyebabkan penderitanya kesulitan bernapas.

Dikutip dari Health line, 80% kasus asma pada anak ternyata sudah dimulai sejak Si Kecil berusia di bawah lima tahun. Ini artinya, gejala atau tanda Si Kecil mengalami gangguan penyakit ini sebetulnya sudah dapat muncul dan dideteksi sejak dini.

Lantas, seperti apa penanganan yang tepat ketika Bunda memiliki Si Kecil dengan kondisi ini? Yuk baca dan temukan solusinya.

Gejala Asma pada Bayi

Si Kecil memiliki saluran udara yang jauh lebih sempit dibandingkan orang dewasa, sehingga peradangan kecil pun dapat menyebabkan masalah pernapasan sehingga jangan dianggap sepele saat Si Kecil mengalami masalah di saluran pernapasannya ya, Bunda. Berikut beberapa gejala yang perlu Bunda perhatikan.

Sesak Napas

Bunda mungkin memperhatikan perut Si Kecil bergerak lebih cepat dari normal saat bernapas, dan lubang hidungnya megembang. Bisa jadi ini adalah pertanda bahwa Si Kecil tengah sesak napas. Ini merupakan salah satu indikasi atau gejala asma pada bayi yang perlu diperhatikan, ya Bunda.

Sesak napas ini ditandai pernapasan Si Kecil lebih cepat daripada biasanya. Ini sebabnya Bunda perlu mengingat, berapa kali seharusnya Si Kecil bernapas dalam 1 menit. Yuk, Bunda, ketahui dulu frekuensi normal napas Si Kecil di sini: Berapa TTV Normal pada Anak Balita dan Bayi?

Napas Terengah-engah

Gejala asma pada Si Kecil berikutnya adalah ia kerap bernapas berat bahkan terengah-engah selama melakukan aktivitas yang normalnya tidak membuatnya bernapas demikian.

Napas Berbunyi atau Mengi

Apakah Si Kecil bernapas dengan suara yang tinggi dan nyaring? Inilah yang disebut mengi. Kadang-kadang, kedengarannya malah seperti sedang bersiul.

Bunyi seperti ini dapat berarti macam-macam penyakit, salah satunya asma. Namun, untuk dapat mendiagnosa akurat penyebab bunyinya, perlu bantuan stetoskop, Bunda. Ini sebabnya mengapa jika Si Kecil sering bernafas mengi begini, Bunda perlu segera memeriksakannya ke dokter.

Yuk, lihat halaman berikut untuk mempelajari apa yang kira-kira akan Dokter ajarkan kepada Bunda untuk menghilangkan mengi Si Kecil: Cara Menghilangkan Nafas Si Kecil yang Berbunyi

Sering Batuk

Gejala asma pada Si Kecil berikutnya adalah ia cukup sering menderita batuk. Jika Si Kecil kerap mengalami ini, tidak ada salahnya Bunda mulai waspada akan kemungkinan ia mengalami asma.

Selain disebabkan karena asma, batuk juga bisa muncul sebagai reaksi alergi. Oleh karena itu, ketika terjadi batuk pada Si Kecil, Bunda perlu memastikan dulu penyebabnya apa. Untuk memudahkan Bunda mengenali batuk biasa dan batuk alergi, baca artikel berikut ya: Perbedaan batuk alergi dan batuk biasa serta cara mengatasinya.

Napas Cepat dan Dangkal

Saat melakukan aktivitas normal seperti bayi pada umumnya, coba perhatikan apakah napas Si Kecil terdengar cepat, bisa jadi ini salah satu gejala asma. Bila perlu, Bunda bisa mengkalkulasi nafas Si Kecil selama satu menit untuk menentukan apakah frekuensi nafasnya normal atau tidak.

Kelelahan

Bila Si Kecil terlihat tidak tertarik dengan beberapa kegiatan favorit yang biasa mereka lakukan, maka coba lihat apakah ia tampak kelelahan. Perhatikan juga alur napasnya ya Bunda, karena bisa jadi ini salah satu indikasi Si Kecil mengidap asma.

Kelelahan yang dialami Si Kecil, bisa jadi karena sistem kekebalan tubuhnya lemah. Inilah pentingnya memberikan imunisasi dasar sejak ia dilahirkan. Untuk mengetahui kapan setiap imunisasi diberikan, lanjutkan membaca di sini Bun: Jadwal Imunisasi Anak Usia 0 - 2 Tahun Anjuran IDAI

Sulit Makan atau Mengisap

Salah satu gejala asma pada Si Kecil yang mungkin akan cepat disadari Bunda adalah ia menjadi sulit makan atau mengalami kesulitan ketika menyusui. Pasalnya, saat merasa kesulitan ketika bernapas, maka akan lebih sulit bagi Si Kecil untuk melakukan gerakan menelan sekaligus mengatur nafasnya di saat bersamaan.

Wajah dan Bibir Berubah Pucat atau Biru

Gejala asma terakhir dan paling perlu diwaspadai adalah ketika wajah dan bibir Si Kecil menjadi tampak pucat atau tampak kebiruan, di samping itu, kuku juga akan tampak kebiruan. Bila hal tersebut terjadi, segeralah bawa Si Kecil untuk diperiksa oleh dokter.

Gejala asma pada bayi bisa dipicu oleh infeksi saluran pernapasan. Jika Si Kecil pernah mengalami infeksi virus pernapasan, maka Bunda perlu memperhatikan tanda-tanda asma atau segera saja memeriksakan Si Kecil ke dokter untuk penanganan serta diagnosa yang lebih detail.

Penyebab Asma pada Bayi

Beberapa penelitian menyebutkan bahwa asma bisa muncul pada Si kecil karena beberapa faktor penyebab, seperti:

  • Genetik, misalnya Si Kecil memiliki orang tua yang memiliki riwayat penyakit asma.
  • Alergen, misalnya debu, asap rokok
  • Mengalami infeksi virus yang menyebabkan gangguan saluran pernapasan.
  • Menghirup udara dingin
  • Pengaruh obat-obatan tertentu

Pada dasarnya penyebab utama asma memang belum bisa dipastikan secara ilmiah, tetapi pemicu kondisi ini bisa berubah-ubah dari waktu ke waktu.

Apakah Asma Menular?

Asma bukan termasuk salah satu penyakit yang menular. Seperti yang dijelaskan di atas bahwa penyebab dari penyakit ini bukanlah karena infeksi bakteri atau virus sehingga ketika Si Kecil mengalami kondisi ini, tidak akan menimbulkan risiko menyebarkan penyakit serupa ke orang lain.

Meski bukan termasuk penyakit menular, kondisi ini tetap membuat Si Kecil tidak nyaman sehingga Bunda perlu menjauhkannya dari berbagai pemicu yang dapat memperparah gejalanya.

Cara Mengatasi Asma pada Bayi

Ketika Si Kecil mulai menunjukan gejala-gejala asma, ada beberapa hal yang bisa Bunda lakukan secara mandiri di rumah untuk meringankan gejala tersebut ataupun melakukan beberapa pencegahan agar gejala asma pada Si Kecil bisa diminimalisasi.

Penggunaan Nebulizer

Pilihan pertama untuk meringankan asma pada anak yaitu menggunakan nebulizer yang bisa Bunda dapatkan di beberapa apotik, cara kerjanya adalah dengan mengubah obat dalam bentuk cairan menjadi uap untuk dihirup. Pemberian obat dengan nebulizer ini bisa dilakukan di rumah sakit ataupun di rumah, tapi tetap harus dalam pengawasan dokter, tentunya dengan mempertimbangkan kondisi dan usia Si Kecil.

Selain bisa digunakan untuk mengatasi asma, nebulizer juga bisa dimanfaatkan untuk mengeluarkan dahak Si Kecil, Bun. Dapatkan informasi selengkapnya di sini: Cara Efektif Mengeluarkan Dahak pada Bayi

Ajak Si Kecil Beraktivitas

Asma pada Si Kecil bisa dicegah dengan rutin mengajaknya beraktivitas. Kegiatan ini amat bermanfaat untuk meningkatkan fungsi paru dan menguatkan fisiknya. Bunda bisa menengkurapkan Si Kecil kemudian mengajaknya mengobrol, bernyanyi, atau meraih mainan. Atau bisa juga menggerak-gerakkan kakinya dengan gerakan seperti mengayuh sepeda.

Bersihkan Rumah

Untuk menghindarkan Si Kecil dari paparan zat pemicu asma, Bunda perlu memastikan kebersihan rumah turut terjaga. Dengan melindungi Si Kecil dari paparan debu atau zat pencetus lainnya, diharapkan kekambuhan asma atau gejalanya bisa dicegah.

Asma Pada Si Kecil tentu akan dapat mempengaruhi tumbuh kembangnya, bahkan bisa berakibat fatal bila tidak cepat ditangani. Untuk meringankan dan mencegah kekambuhan asma, coba praktikan cara-cara di atas dan segera hubungi dokter bila Si Kecil tetap terlihat tidak nyaman dan gejala asma tidak membaik.

Bila Bunda ingin mengecek apakah gejala asma yang dialami Si Kecil terjadi lantaran adanya reaksi alergi, Bunda bisa memeriksakan Si Kecil langsung ke dokter. Atau, Bunda bisa melakukan pengecekkan seberapa besar kemungkinan Si Kecil mengalami alergi di Tes Alergi Morinaga Soya secara gratis. Usai mengetahui seberapa besar resikonya, maka Bunda bisa segera menentukan tindakan pencegahan atau penanganan lebih lanjut. Tes alergi sekarang disini yuk: https://morinagasoya.com/id/cek-alergi/cegah/tes-alergi

Referensi:

  • Cleveland Clinic. Childhood Asthma. Diakses pada tanggal 18 Desember 2023. https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/6776-asthma-in-children#symptoms-and-causes

  • WebMD. Childhood Asthma. Diakses pada tanggal 18 Desember 2023. https://www.webmd.com/asthma/children-asthma

  • Mayo Clinic. Childhood Asthma. Diakses pada tanggal 18 Desember 2023. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/childhood-asthma/symptoms-causes/syc-20351507





medical record

Berapa Besar Risiko Alergi Si Kecil?



Cari Tahu