Beranda Artikel 0-12 Bulan Ciri-ciri Anak Tidak Cocok Susu Formula dan Solusinya

Ciri-ciri Anak Tidak Cocok Susu Formula dan Solusinya

2022/10/11 - 10:55:49am     oleh Morinaga Soya
Ciri ciri bayi tidak cocok susu formula

Ciri-ciri anak tidak cocok susu formula yang bisa Bunda amati yaitu gumoh, diare, ruam merah, dan lain-lain. Ciri-ciri ini muncul, akibat Si Kecil memiliki intoleransi laktosa ataupun alergi protein susu. Reaksi ini muncul akibat dari kandungan yang terdapat dalam susu formula.

Alergi susu formula adalah respon imun tubuh Si Kecil yang berlebih terhadap salah satu protein dalam susu formula. Sementara, intoleransi laktosa adalah reaksi yang diakibatkan ketidakmampuan tubuh dalam mencerna laktosa (gula alami dalam susu). Masalah pencernaan yang ditimbulkan keduanya bisa sangat mirip sehingga mungkin akan membuat Bunda bingung. Agar Bunda tidak bingung, baca artikel ini sampai habis yuk.

Ciri-ciri Anak Tidak Cocok Susu Formula

Ciri-ciri anak tidak cocok susu formula tidak langsung muncul begitu saja. Namun perlu waktu beberapa jam hingga berhari-hari setelah Si Kecil minum susu formula. Berikut ciri-ciri yang bisa Bunda perhatikan:

  • Gumoh dan Muntah

Gumoh sebenarnya merupakan hal yang normal pada Si Kecil. Jika ia gumoh dan terlihat tanpa paksaan, tidak menyakitkan, serta berat badan normal, maka tidak ada yang perlu Bunda khawatirkan. Berbeda halnya bila Si Kecil muntah setiap kali setelah minum susu formula, hal ini bisa menjadi tanda ia tidak cocok dengan susu formula, sehingga menimbulkan reaksi alergi atau intoleransi laktosa.

Bila Si Kecil kerap muntah, terlihat tidak nyaman, rewel, berat badan tidak kunjung naik, serta kembung, maka sebaiknya Bunda mengganti susu formula yang dikonsumsi atau memeriksakan Si Kecil ke dokter.

  • Diare

Saat baru lahir, frekuensi buang air besar Si Kecil biasanya akan berkisar sebanyak delapan kali per hari. Namun jika ia buang air lebih sering, warna kotoran cenderung kehitaman atau kehijauan, tekstur feses bayi terlihat lebih cair, atau bahkan mulai muncul lendir, mungkin saja Si Kecil mengalami intoleransi susu formula atau alergi sehingga tidak cocok dengan susu formula yang dikonsumsi. Buang air besar yang berdarah juga bisa menjadi indikasi Si Kecil tidak cocok dengan susu formula yang ia konsumsi. Tapi, kondisi ini juga dapat menandakan adanya masalah yang lebih serius.

  • Muncul Ruam Merah

Kemunculan ruam merah di kulit bisa dikarenakan oleh banyak hal, mulai dari iritasi karena pakaian yang dikenakan, udara, atau masalah alergi lainnya. Namun, dalam sebuah penelitian yang dimuat di Journal of Pediatric Gastroenterology and Nutrition ditemukan bahwa 50% bayi yang mengidap alergi susu formula juga memiliki masalah dermatitis atopik. Masalah kulit ini ditandai dengan rasa gatal dan ruam kemerahan yang muncul di wajah, kulit kepala, lengan, bahkan kaki Si Kecil. Bila ruam merah kerap muncul usai Si Kecil mengonsumsi susu formula, baiknya Bunda periksakan ke dokter untuk mengetahui lebih pasti bahwa penyebab ruam ini dikarenakan alergi atau tidak cocok dengan susu formula.

  • Masalah Pernapasan

Napas yang berbunyi “ngik-ngik” atau biasa disebut dengan mengi (wheezing) disebabkan karena adanya peradangan atau penyempitan saluran udara. Peradangan atau penyempitan saluran udara seringkali disebabkan karena reaksi alergi. Menurut WebMD, kondisi ini terjadi pada sekitar 20-25% bayi dengan reaksi alergi makanan, termasuk tidak cocok susu formula. Gejala yang melibatkan saluran pernapasan lainnya yang terjadi akibat ketidak cocokan susu formula antara lain batuk kronis, hidung tersumbat, dan pilek.

  • Serangan Kolik

Kolik digambarkan ketika Si Kecil menjadi rewel dan menangis selama beberapa jam dalam sehari. Biasanya terjadi ketika Si Kecil menginjak usia tiga minggu hingga tiga bulan. Mengutip WebMD, serangan kolik dapat ditandai juga dengan perut kembung, bergas, dan Si Kecil terlihat seperti sakit perut (misalnya melakukan gerakan menarik kaki). Walau belum bisa diketahui secara pasti penyebab kolik, namun dalam beberapa kasus, hal ini bisa jadi tanda bahwa Si Kecil tidak cocok dengan susu formula. Si Kecil merasa tidak nyaman akibat intoleransi laktosa yang dialaminya.

Alternatif Susu Pengganti

Ketika Si Kecil menunjukan tanda ia tidak cocok susu formula, Bunda baiknya segera hentikan konsumsi susu tersebut dan berikan ASI untuk hasil optimal. Bunda tidak perlu khawatir, karena biasanya alergi susu sapi ini tidak berlangsung lama. Umumnya alergi susu sapi bisa sembuh sendiri saat Si Kecil memasuki umur 3 tahun.

Namun sambil menunggu alerginya sembuh, Si Kecil tetap harus dipenuhi kebutuhan nutrisinya. Maka ada beberapa alternatif pilihan yang bisa Bunda pilih sebagai pengganti agar kebutuhan gizi Si Kecil tetap terpenuhi.

  • Susu Kedelai

Mengutip dari National Health Service (NHS), susu yang berbasis kedelai kerap menjadi alternatif favorit saat Si Kecil tidak cocok mengonsumsi susu formula yang dibuat dari susu sapi. Hal ini karena susu kedelai memiliki segudang manfaat dan dapat memenuhi kebutuhan gizi Si Kecil. Bunda bisa mendapatkan susu formula berbasis kacang kedelai secara mudah di pasaran. Pastikan Bunda memilih susu formula pertumbuhan dimana kandungannya sudah disesuaikan usia pertumbuhan anak pada usianya. Selain itu, cari tahu juga kandungan yang terdapat dalam susu kedelai dan manfaatnya untuk Si Kecil yuk. Cari tahu di sini ya Bun: Kandungan Susu Kedelai dan Manfaatnya untuk Si Kecil

  • Susu Formula Hidrolisat Ekstensif

Susu formula jenis hidrolisat ekstensif ini juga dianjurkan oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) sebagai salah satu susu alternatif bila Si Kecil memiliki alergi terhadap susu sapi. Susu ini memberikan semua nutrisi penting yang dibutuhkan Si Kecil tanpa menimbulkan gejala alergi yang bisa membuatnya tidak nyaman.

Protein dalam susu formula terhidrolisa telah dipecah menjadi komponen yang lebih kecil. Metode ini dilakukan agar tubuh Si Kecil bisa menerima protein susu tanpa mendeteksinya sebagai sumber pencetus alergi.

Demikian ciri-ciri bayi alergi susu formula beserta solusi alternatif yang bisa Bunda pilih ketika Si Kecil menunjukan tanda atau reaksi alergi terhadap susu formula. Bila Bunda ingin mengetahui seberapa besar risiko Si Kecil, Bunda bisa melakukan cek alergi secara mandiri. Cek alergi gratis disini yuk: https://morinagasoya.com/id/cek-alergi/cegah/tes-alergi





medical record

Berapa Besar Risiko Alergi Si Kecil?



Cari Tahu