Beranda Artikel Alergi Fungsi Laktosa Dalam Susu yang Wajib Bunda Pahami

Fungsi Laktosa Dalam Susu yang Wajib Bunda Pahami

2023/02/27 - 02:55:58pm     oleh Morinaga Soya
Laktosa

Laktosa adalah jenis gula alami yang banyak ditemukan dalam susu dan produk olahannya. Meskipun disebut sebagai "gula susu", laktosa memiliki berbagai fungsi penting bagi tubuh, khususnya untuk tumbuh kembang Si Kecil. Kandungan ini bukan hanya sumber energi, tetapi juga berperan dalam kesehatan pencernaan dan daya tahan tubuh.

Salah satu sumber utama laktosa adalah susu sapi. Dalam susu sapi, kandungan laktosa mencapai sekitar 4,7% dan dapat menyumbang hingga 30% dari kebutuhan energi harian anak. Selain untuk kebutuhan nutrisi, laktosa juga digunakan secara luas di berbagai industri. Yuk, Bunda, kenali lebih jauh berbagai fungsi dan manfaatnya berikut ini.

Berbagai Fungsi Laktosa dalam Kehidupan Sehari-hari

Laktosa memiliki peran penting tidak hanya dalam dunia kesehatan, tetapi juga di berbagai sektor industri. Berikut penjelasannya:

Pengolahan Makanan

Laktosa sering dimanfaatkan dalam pembuatan berbagai produk makanan. Bunda bisa menemukannya pada bumbu masak, es krim, susu kental manis, krimer, produk daging olahan, serta buah dan sayur kalengan. Kehadiran laktosa membantu menciptakan warna menarik pada makanan serta menyesuaikan tingkat kemanisan agar lebih pas di lidah.

Fermentasi

Karbohidrat ini sangat mudah difermentasi, sehingga sering digunakan dalam pembuatan yoghurt, kefir, keju, dan produk fermentasi lainnya. Proses fermentasi ini menghasilkan asam laktat yang memiliki nilai guna dalam industri makanan, kosmetik, tekstil, hingga kimia.

Farmasi

Di industri farmasi, laktosa berasal dari cairan whey, hasil samping proses pembuatan keju. Laktosa digunakan sebagai bahan pembawa pada pembuatan kapsul, sirup, tablet, krim, hingga pasta. Sekitar 60-70% sediaan farmasi mengandung laktosa, dan sekitar 45% obat-obatan menggunakan kombinasi laktosa dengan mikrokristalin selulosa (MCC). Protein whey juga bisa diolah menjadi molekul kecil agar lebih mudah dikonsumsi anak yang memiliki alergi. Jenis ini dikenal sebagai susu dengan protein terhidrolisa parsial. Simak juga manfaatnya di artikel berikut: Manfaat Susu PHP Sebagai Alternatif Anak Alergi.

Mengidentifikasi Bakteri

Laktosa juga digunakan dalam laboratorium klinis untuk mengidentifikasi jenis bakteri penyebab infeksi. Prosesnya melibatkan fermentasi laktosa oleh bakteri. Bila fermentasi terjadi, artinya bakteri tersebut bersifat patogen. Contohnya adalah Escherichia coli.

Agen Pemotong dalam Obat

Dalam dunia farmasi, laktosa juga digunakan sebagai agen pemotong atau zat pengencer yang ditambahkan ke obat-obatan. Fungsi ini mempermudah pencampuran bahan aktif dalam obat agar dosis yang dihasilkan tetap konsisten dan stabil.

Manfaat Laktosa untuk Tumbuh Kembang Si Kecil

Laktosa adalah karbohidrat utama dalam ASI. Jumlahnya hampir dua kali lipat dibandingkan kandungan laktosa pada susu sapi atau jenis susu lainnya. Berikut manfaat utama laktosa bagi anak:

Laktosa menjadi sumber energi utama untuk mendukung aktivitas otak dan pertumbuhan tubuh. Selain itu, laktosa membantu meningkatkan penyerapan kalsium yang penting bagi perkembangan tulang dan gigi. Kandungan ini juga berperan menjaga keseimbangan mikroorganisme baik di saluran cerna, yang membuat pencernaan anak lebih sehat dan berfungsi optimal.

Laktosa juga mengandung galaktosa dan glukosa, dua jenis gula sederhana yang berfungsi memperkuat daya tahan tubuh dan meningkatkan fungsi saraf. Tidak hanya itu, laktosa mendukung pembentukan bakteri baik di usus dan mengurangi risiko infeksi saluran pencernaan.

Ingin tahu lebih lanjut tentang manfaat laktosa bagi tumbuh kembang anak? Baca artikel selengkapnya di sini: Manfaat Baik Laktosa untuk Tumbuh Kembang Si Kecil.

Apa yang Perlu Bunda Tahu tentang Intoleransi Laktosa?

Intoleransi laktosa adalah kondisi di mana tubuh tidak mampu mencerna laktosa dengan baik. Ini terjadi karena rendahnya kadar enzim laktase di usus. Akibatnya, anak bisa mengalami gejala seperti perut kembung, diare, mual, atau nyeri perut setelah mengonsumsi susu yang mengandung laktosa.

Meskipun tidak berbahaya, kondisi ini dapat mengganggu kenyamanan dan asupan gizi anak. Untuk anak yang mengalami intoleransi laktosa, Bunda bisa memilih susu bebas laktosa atau susu soya sebagai alternatif yang aman dan tetap bernutrisi.

Tips Aman Mengonsumsi Susu yang Mengandung Laktosa

Jika Si Kecil tidak memiliki intoleransi laktosa, maka susu yang mengandung laktosa tetap aman dan bermanfaat untuk dikonsumsi. Berikut beberapa tips aman:

  • Pilih produk susu yang diformulasikan khusus sesuai usia anak.
  • Pastikan konsumsi susu tidak berlebihan agar tidak menyebabkan gangguan pencernaan.
  • Perhatikan reaksi tubuh anak setelah mengonsumsi susu, terutama jika ia baru mencoba jenis susu tertentu.
  • Konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi jika Bunda ragu dalam memilih produk susu yang sesuai.

Laktosa memang punya banyak manfaat, baik dari sisi nutrisi maupun penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari. Dengan memahami fungsinya secara menyeluruh, Bunda bisa lebih bijak dalam memilih produk susu yang tepat untuk Si Kecil.





medical record

Berapa Besar Risiko Alergi Si Kecil?



Cari Tahu
bannerinside bannerinside
allysca