Beranda Artikel Alergi 5 Jenis Alergi Anak & Cara Mencegahnya, Bunda Wajib Tahu!

5 Jenis Alergi Anak & Cara Mencegahnya, Bunda Wajib Tahu!

2022/08/22 - 05:21:11pm     oleh Morinaga Soya
5 Jenis Alergi Anak & Cara Mencegahnya, Bunda Wajib Tahu!

Alergi adalah reaksi berlebihan dari sistem kekebalan tubuh manusia akibat adanya alergen yang termakan, terhirup, atau kontak langsung dengan kulit. Jika orang dewasa dengan sistem imun yang lebih baik saja dapat terkena alergi, apalagi Si Kecil. Hal ini karena sistem kekebalan tubuh Si Kecil masih lemah dan kulitnya juga masih sangat sensitif. Apa saja alergi yang bisa dialami oleh Si Kecil? Bunda, cari tahu yuk, 5 jenis alergi yang umum dialami Si Kecil dan cara mencegah alergi sedini mungkin.

  1. Alergi Dingin

Alergi dingin, yang istilah medisnya urticaria, identik dengan biduran. Biasanya, biduran muncul berupa bentol-bentol merah di kulit dan terasa gatal.

Gejala & Penyebab

Penyebabnya, kulit terkena udara dingin, benda yang bersuhu dingin, mandi air dingin, atau dalam kasus tertentu bisa juga karena minum air dingin. Dengan kata lain, alergi dingin diakibatkan reaksi tubuh ketika terkena suhu dingin dan akhirnya melepaskan zat bernama histamin ke dalam aliran darah sehingga muncul gejala alergi.

Dari hasil penelitian yang tayang di website American Academy of Pediatrics menjelaskan bahwa 89,3% alergi dingin pada Si Kecil karena faktor genetik (punya riwayat keluarga), 46,7% karena menderita penyakit asma, dan 50% lainnya karena sudah punya alergi rhinitis (peradangan pada rongga hidung).

Cara Pengecahan

Banyak yang menyebutkan alergi dingin tidak berbahaya. Sebab, reaksi alergi akan hilang dengan sendirinya seiring suhu yang menghangat. Tetapi tetap ada potensi terjadinya syok anafilaksis. Penyebab anafilaksis karena tekanan darah darah turun secara tiba-tiba hingga menyebabkan sulit bernapas, bahkan pingsan. Itu sebabnya, jika Si Kecil punya alergi dingin, tetap waspada ya, Bun.

  1. Alergi Makanan

Alergi makanan adalah salah satu jenis alergi yang paling sering dialami Si Kecil.

Gejala & Penyebab

Penyebabnya, reaksi tubuh secara berlebihan terhadap protein yang dianggap berbahaya. Menurut American Academy of Allergy Asthma & Immunology (AAAAI), protein penyebab alergi kebanyakan berasal dari susu sapi, kacang tanah, kacang kedelai, ikan, telur, gandum, seafood, atau kacang dari pohon (kacang mete, kenari, pecan, pistachio)

Cara Pengobatan

Dalam kondisi lain, ada pula Si Kecil yang mengalami alergi akibat buah-buahan tertentu, sayuran, biji-bijian, bahkan makanan yang mengandung karbohidrat. Jika Bunda menemukan tanda Si Kecil alergi makanan MPASI ini, segera bawa ke dokter untuk memastikannya. Semakin cepat penanganan, semakin baik lho, Bunda. Belum tahu bagaimana ciri-ciri alergi makanan? Baca artikel berikut yuk: Tanda Bayi Alergi Makanan Saat MPASI dan Penyebabnya

  1. Alergi Debu

Jika Si Kecil sering bersin dan keluar ingus dari hidung ketika berada di suatu tempat atau ruangan yang berdebu, bisa jadi Si Kecil punya alergi debu.

Gejala & Penyebab

Penyebab alergi debu tentu karena ada alergen. Biasanya, alergen tersebut berasal dari partikel tungau yang tertinggal di bantal, karpet, kasur, boneka berbulu, banyak kecoa di rumah, spora jamur yang melayang di udara, serbuk sari bunga, atau partikel lain.

Cara Pencegahan

Lakukan pemeriksaan ke dokter untuk memastikan, apakah Si Kecil alergi debu atau bukan. Selain itu, Bunda juga perlu memastikan rumah memiliki sirkulasi udara yang baik, rutin membersihkan setiap sudut di rumah, serta rutin mencuci sprei, selimut, bahkan boneka, untuk mencegah timbunan debu atau alergen penyebab alergi.

  1. Alergi Obat

Si Kecil mengalami alergi setelah mengkonsumsi obat tertentu, artinya sistem kekebalan tubuhnya menganggap obat tersebut sebagai zat yang berbahaya. Ini bukan berarti efek samping obat ya, Bun. Bukan pula karena keracunan obat. Melainkan memang sistem imun tubuh Si Kecil tidak bisa menerima obat tersebut.

Gejala & Cara Pengobatan

Gejala alergi obat biasanya berupa gatal-gatal, muncul ruam atau bentol-bentol di kulit, bahkan bisa berupa kelopak mata bengkak. Jika gejala tidak segera hilang setelah pemberian obat dihentikan, apalagi kalau Si Kecil sesak napas, maka langsung bawa Si Kecil ke dokter.

  1. Alergi Susu Sapi

Berdasarkan Pedoman dan Tata Laksana Alergi Susu yang dikeluarkan IDAI, gejala alergi terbagi 2:

  • Jika terjadi alergi susu pada Si Kecil yang sedang menerima ASI eksklusif, bukan berarti Si Kecil alergi terhadap ASI. Tetapi, karena makanan yang Bunda konsumsi mempengaruhi kandungan susu di dalam ASI.
  • Alergi susu pada Si Kecil yang mengonsumsi susu formula atau susu sapi, berarti terjadi reaksi sistem kekebalan tubuh Si Kecil terhadap protein yang terkandung di dalam susu sapi, yaitu whey dan kasein. Whey adalah protein yang terkandung dalam bagian cair susu, sedangkan kasein adalah protein yang terdapat pada dadih (bagian susu yang menggumpal).

Apa saja gejala atau tanda Si Kecil alergi susu sapi? Untuk mengetahui gejala dan solusi untuk menangani alergi Si Kecil, baca artikel berikut yuk: Ciri-ciri Bayi Alergi Susu Formula.

Nah, itulah 5 jenis alergi yang sering dialami oleh Si Kecil. Waspadai juga gejalanya sejak dini ya, Bun, agar dapat ditangani dengan cepat.





medical record

Berapa Besar Risiko Alergi Si Kecil?



Cari Tahu