Probiotik atau yang dikenal sebagai bakteri baik memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan mikroba di saluran pencernaan Si Kecil. Ketika tubuh anak diserang bakteri jahat, probiotik akan bekerja sebagai garis pertahanan pertama dengan memperkuat sistem kekebalan dari dalam. Karena itu, menjaga keseimbangan antara bakteri baik dan jahat di dalam usus menjadi kunci agar sistem pencernaan dapat berfungsi secara optimal.
Pencernaan yang sehat sangat menentukan seberapa baik tubuh menyerap nutrisi. Probiotik tidak hanya membantu mengatur keseimbangan bakteri, tetapi juga membantu meredakan gangguan seperti radang usus dan sindrom iritasi usus besar. Untuk mendukung manfaat ini, Bunda bisa memberikan probiotik secara rutin melalui berbagai jenis minuman. Berikut ini penjelasan lengkapnya.
Minuman yang Mengandung Probiotik dan Manfaatnya
Minuman yang mengandung probiotik menawarkan manfaat penting bagi sistem pencernaan anak. Beberapa jenis minuman ini juga mengandung zat gizi tambahan seperti vitamin, mineral, dan senyawa aktif yang menunjang pertumbuhan dan daya tahan tubuh. Yuk, kenali jenis-jenis minuman probiotik yang bisa Bunda pilih.
Yoghurt sebagai Minuman Probiotik Populer
Yoghurt adalah hasil fermentasi susu oleh bakteri baik, seperti Bifidobacterium, yang mengubah laktosa menjadi asam laktat. Proses ini menghasilkan tekstur yang mengental dan rasa asam yang khas. Bakteri dalam yoghurt dapat membantu menekan pertumbuhan mikroorganisme jahat penyebab diare dan sembelit, sekaligus meningkatkan kesehatan sistem cerna.
Selain probiotik, yoghurt juga mengandung berbagai nutrisi penting seperti kalsium, vitamin B12, vitamin D, fosfor, dan magnesium. Semua zat ini mendukung kesehatan tulang, menjaga tekanan darah, dan memperkuat daya tahan tubuh.
Untuk membuatnya lebih menarik, Bunda bisa mengkreasikan yoghurt dengan topping buah segar, madu, kacang almond, atau granola sesuai selera Si Kecil. Tetapi jika anak alergi terhadap susu sapi atau intoleransi laktosa, sebaiknya hindari yoghurt dan pilih alternatif nabati seperti susu kedelai. Panduannya bisa dibaca di sini: Cara Membuat Susu Kedelai yang Enak untuk Anak.
Kombucha dan Kandungan Probiotik Alaminya
Kombucha adalah teh hasil fermentasi yang kaya akan probiotik alami. Minuman ini dibuat dengan merendam jamur scoby ke dalam larutan teh hitam atau hijau yang telah ditambahkan gula. Proses fermentasi ini menghasilkan asam asetat, senyawa bioaktif, dan gelembung alami dari karbon dioksida yang memberikan sensasi bersoda.
Jenis-jenis bakteri dan ragi yang aktif dalam kombucha, seperti Acetobacter aceti dan Saccharomyces cerevisiae, membantu memperkuat kesehatan usus dan metabolisme. Budaya minum kombucha sudah dikenal sejak ribuan tahun lalu dan dipercaya mendukung sistem imun serta mempercepat detoksifikasi tubuh.
Kefir sebagai Minuman Probiotik Rendah Laktosa
Kefir adalah minuman fermentasi susu yang memiliki tekstur cair dan rasa asam menyegarkan. Dibuat menggunakan biji kefir yang mengandung koloni bakteri dan ragi non-patogen, kefir menjadi salah satu sumber probiotik yang efektif, terutama untuk anak yang memiliki intoleransi terhadap laktosa.
Bakteri Lactobacillus kefiri dalam kefir membantu melawan mikroorganisme jahat, seperti Salmonella dan Helicobacter pylori. Selain itu, kefir mengandung nutrisi tambahan seperti protein, zat besi, dan vitamin K yang baik untuk kesehatan tulang dan sistem kekebalan tubuh anak.
Pilihan Makanan Lain yang Mengandung Probiotik
Selain dari minuman, probiotik juga bisa diperoleh dari berbagai makanan fermentasi. Keju, miso, kimchi, dan tape adalah contoh makanan yang kaya akan bakteri baik. Dengan variasi menu harian yang mencakup makanan ini, Bunda bisa menjaga agar asupan probiotik Si Kecil tetap terjaga. Untuk mengetahui lebih banyak pilihan, Bunda bisa membaca artikel berikut: Makanan yang Mengandung Probiotik untuk Anak.
Susu Morinaga Soya sebagai Minuman Probiotik yang Ramah Alergi
Jika Si Kecil memiliki alergi susu sapi atau intoleransi laktosa, Morinaga Soya dapat menjadi pilihan minuman probiotik yang aman dan bermanfaat. Susu ini diformulasikan khusus untuk menunjang sistem pencernaan dan kekebalan tubuh anak.
Morinaga Soya mengandung Probiotik Triple Bifi, yaitu kombinasi dari tiga jenis bakteri probiotik unggulan: Bifidobacterium longum BB536, Bifidobacterium breve M-16V, dan Bifidobacterium longum subsp. infantis M-63. Ketiga jenis bakteri ini termasuk dalam kelompok Human-Residential Bifidobacteria (HRB) yang secara alami terdapat dalam usus manusia.
Kehadiran probiotik HRB ini berperan penting dalam meningkatkan daya tahan tubuh, menjaga keseimbangan mikroflora usus, dan membantu meredakan gejala alergi, baik pada kulit, pernapasan, maupun saluran cerna. Susu ini memberikan dukungan nutrisi lengkap sekaligus membantu Si Kecil tetap nyaman dan aktif dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Yuk, pelajari lebih dalam mengenai formulanya di sini: Morinaga Soya Hadir dengan Formula yang Disempurnakan.
Menjaga kesehatan saluran cerna anak adalah langkah penting dalam mendukung tumbuh kembang dan daya tahan tubuhnya. Memberikan minuman probiotik secara rutin merupakan cara alami dan efektif untuk memperkuat sistem pencernaannya. Pilih minuman yang sesuai dengan kebutuhan Si Kecil dan perhatikan tanda-tanda alergi sebelum mengonsumsinya secara rutin.
Referensi:
- Healthline. 6 Impressive Health Benefits of Yogurt. Diakses tanggal 13 Oktober 2023. https://www.healthline.com/nutrition/benefits-of-yogurt.
- National Library of Medicine. Kombucha: Production and Microbiological Research. Diakses tanggal 13 Oktober 2023. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/36360067/
- Pustaka Setjen Pertanian. Kefir Susu Fermentasi Menyegarkan. Diakses tanggal 13 Oktober 2023. https://pustaka.setjen.pertanian.go.id/index-berita/kefir-susu-fermentasi-menyegarkan
- Healthline. 9 Evidence Based Health Benefits of Kefir. Diakses tanggal 13 Oktober 2023. https://www.healthline.com/nutrition/9-health-benefits-of-kefir