Beranda Artikel 0-12 Bulan Bolehkah Mencampur Susu Soya dan Susu? Ini Jawabannya

Bolehkah Mencampur Susu Soya dan Susu? Ini Jawabannya

2023/09/01 - 07:14:01pm     oleh Morinaga Soya
susu soya dan susu sapi

Bolehkah mencampur susu soya dan susu sapi? Bunda perlu memahami bahwa kadang-kadang tindakan pencampuran ini dapat menyebabkan gejala alergi dan gejala ini dapat mengganggu kesehatan Si Kecil. Kenapa bisa begitu? Yuk, cari tahu selengkapnya di sini.

Bolehkah Mencampur Susu Soya dan Sapi?

Pada situasi anak yang menderita alergi terhadap susu sapi, mengonsumsi minuman berbahan soya yang dicampur dengan susu sapi tetap dapat memicu reaksi alerginya.

Reaksi alergi ini dapat berupa gangguan pencernaan seperti muntah atau diare. Sebagian anak lainnya akan mengalami reaksi berupa ruam dan gatal-gatal. Bahkan sebagian lainnya lagi dapat mengalami reaksi anafilaksis, dan reaksi ini akan dapat mengancam nyawanya. Ingin tahu penjelasan detail terkait hal ini dan kapan masalah ini muncul? Yuk, baca: Ciri alergi susu sapi dan penyebabnya.

Sebab, campuran antara susu sapi dan soya tetaplah mengandung protein dari susu sapi. Bahan soya yang dicampur di dalamnya sama sekali tidak akan menurunkan potensi bahaya dari protein susu sapi tersebut pada Si Kecil.

Oleh karena itu, jika seorang anak didiagnosis memiliki alergi terhadap bahan susu sapi, maka ia harus dihindarkan dari produk yang mengandung bahan tersebut. Produk tersebut juga tidak boleh dicampurkan ke minuman lain, termasuk susu soya.

Jangan khawatir, Bunda, semakin bertambahnya usia Si Kecil, umumnya alergi ini akan hilang sendiri. Dia akan tetap dapat tumbuh pesat dan cerdas dengan meminum susu berbahan soya setiap hari. Namun, selama alerginya belum hilang, jangan mencampurkan minuman soyanya dengan susu sapi dulu ya.

Tips Memberikan Susu Soya untuk Anak

Jika Si Kecil memang memiliki alergi terhadap susu berbahan hewani, Bunda dapat memberikan susu berbahan soya untuk menggantikan nutrisinya. Namun, Bunda perlu memahami beberapa tips ini:

Pilih Sesuai Kebutuhan Nutrisi Anak

  • Pastikan produk soya pilihan Bunda memiliki kandungan nutrisi sesuai kebutuhan pertumbuhan dan perkembangan, seperti protein, lemak, dan karbohidrat. Lebih baik lagi jika produk tersebut telah difortifikasi dengan mineral dan vitamin.
  • Pertimbangkan kebutuhan kalori dan pilih produk dengan kandungan lemak yang sesuai. Anak pada usia balita umumnya aktif dan ia akan memerlukan energi dari lemak.
  • Untuk Si Kecil yang berisiko obesitas, Bunda bisa memilih produk dengan kandungan rendah gula.

Pentingnya Serat

  • Pilih produk soya yang mengandung lebih banyak serat. Umumnya produk soya pasti mengandung serat karena berasal dari nabati, tetapi produk yang difortifikasi dengan serat tambahan akan memberikan manfaat lebih besar.
  • Serat ini diperlukan untuk memberi makan bakteri baik untuk membantu melancarkan aktivitas pencernaan dalam usus Si Kecil. Tanpa serat, jika pola makannya kurang bagus, ia akan rentan mengalami sembelit.
  • Serat juga membantu usus untuk memproduksi senyawa neurotransmiter untuk mengatur otak agar fungsi mentalnya baik. Fungsi ini diperlukan terutama pada anak-anak yang kesehatan mentalnya rentan terganggu, misalnya mudah stres, atau mudah depresi.
  • Serat juga dapat membantu memberikan rasa kenyang lebih lama.

Perhatikan Kandungan untuk Fungsi Otak

  • Pastikan produk soya mengandung nutrisi penting untuk fungsi otak, seperti asam lemak omega-3, omega-6, EPA, dan DHA.
  • Asam lemak ini membantu dalam perkembangan otak dan kognisi anak.

Untuk Bunda yang ingin mengetahui pilihan susu terbaik untuk mendukung fungsi otak, yuk temukan rekomendasinya di sini: Merk Susu Formula yang Bagus Untuk Kecerdasan Otak Anak.

Zat Besi dan Vitamin C

  • Pilih produk dengan kandungan zat besi, karena Si Kecil cenderung memerlukan cukup asupan zat besi untuk mendukung pertumbuhannya.
  • Vitamin C juga penting, karena dapat meningkatkan penyerapan zat besi dalam tubuh. Pastikan kandungan zat besi dan vitamin C seimbang.

Perhatikan Jenis Protein

  • Cermati jenis protein di dalamnya. Jika anak memiliki alergi, pastikan produk pilihan Bunda tidak mengandung alergen.
  • Jika Bunda menggunakan produk isolat protein soya, pastikan hal ini sesuai rekomendasi dokter atau ahli gizi.

Memilih produk nutrisi yang tepat untuk Si Kecil penderita alergi memang merupakan keputusan penting dalam menjaga kesehatan dan nutrisinya. Jika Bunda memahami perbedaan antara kedua jenis produk ini serta mempertimbangkan faktor seperti komposisi nutrisi, potensi alergi, dan masalah pencernaan, Bunda akan dapat membuat keputusan dengan tepat.

Sudah siap untuk mencoba minuman soya ini tanpa mencampurnya dengan susu sapi? Yuk, lihat tips untuk beralih ke susu berbahan soya di halaman ini: Cara Tepat Mengganti Susu Formula ke Susu Soya.





medical record

Berapa Besar Risiko Alergi Si Kecil?



Cari Tahu