Beranda Artikel Alergi 3 Cara Efektif untuk Mengatasi Alergi susu Sapi pada Si Kecil

3 Cara Efektif untuk Mengatasi Alergi susu Sapi pada Si Kecil

2022/07/19 - 04:54:26pm     oleh Morinaga Soya
3 Cara Efektif untuk Mengatasi Alergi susu Sapi pada Si Kecil

Alergi susu sapi terjadi akibat sistem kekebalan tubuh menganggap protein yang masuk bersamaan dengan susu merupakan zat berbahaya. Sistem imun pun berusaha keras melakukan perlawanan, yang kemudian menyebabkan Si Kecil mengalami alergi susu sapi. Nah, bagaimana cara mengatasi alergi susu sapi pada Si Kecil?

  1. Berikan ASI Eksklusif

UNICEF dan WHO selalu mempromosikan pentingnya inisiasi menyusui dini (IMD) dan ASI eksklusif untuk membangun antibodi, mencegah diare dan pneumonia pada Si Kecil, serta mencegah terjadinya alergi susu.

Dengan catatan, Bunda harus menghindari konsumsi makanan/minuman yang mengandung susu sapi, sekaligus semua produk yang merupakan produk turunan susu sapi, seperti keju, yoghurt, atau menu makanan lain berbahan susu sapi.

Memberikan ASI eksklusif kepada Si Kecil juga dapat meningkatkan kecerdasan otak berkat kandungan nutrisinya yang lengkap. Pemberian ASI eksklusif juga mampu meningkatkan daya tahan tubuh Si Kecil, serta mencegah obesitas dan diabetes kelak saat Si Kecil dewasa.

  1. Memberikan Susu Formula Pengganti

Jika Si Kecil terlanjur mengidap alergi susu sapi, maka cara efektif mengatasinya dengan menghentikan pemberian susu sapi. Kemudian, Bunda bisa menggantinya dengan susu formula jenis lain, seperti:

  • Susu Soya

Susu soya merupakan susu berbahan dasar kedelai yang kaya akan kalium, vitamin A, dan isoflavon. Sebagai sumber protein nabati, susu soya sama sekali tidak mengandung kolesterol dan rendah lemak jenuh, sehingga cocok menjadi susu formula pengganti bagi Si Kecil yang alergi susu sapi.

Dilansir dari CNN Indonesia, susu soya yang sudah difortifikasi atau ditambah kandungan nutrisi, seperti, vitamin, mineral, dan protein, bagus untuk menjadi susu pengganti bagi Si Kecil yang alergi susu sapi. Bahkan harganya lebih terjangkau dibandingkan dengan harga susu formula terhidrolisa.

Bunda juga tidak perlu khawatir memberikan susu soya sebagai susu formula pengganti, karena kandungan nutrisi yang ada di dalam susu soya setara dengan susu sapi, dan sama-sama dapat membantu tumbuh kembang Si Kecil.

  • Susu Terhidrolisa Parsial dan Ekstensif

Jika ternyata Si Kecil mengalami alergi susu sapi sekaligus susu soya, maka solusi berikutnya, Bunda bisa memberikan susu formula extensively and partial hydrolyzed (terhidrolisa parsial dan ekstensif). Susu terhidrolisa adalah jenis susu yang dalam produksinya sudah melalui proses pemecahan protein susu sapi, sehingga tidak menyebabkan alergi susu pada Si Kecil.

Bagi Si Kecil yang sudah mengalami alergi susu sapi, Bunda bisa memberikan susu formula terhidrolisa ekstensif (kandungan protein penyebab alergi susu sapi lebih sedikit). Sedangkan untuk Si Kecil yang memiliki risiko terkena alergi susu akibat riwayat genetik atau karena ada penyakit lain (asma), maka susu sapi terhidrolisa parsial bisa diberikan sebagai upaya pencegahan terjadinya alergi susu sapi.

  1. Terapi Desensitisasi

Terapi desensitisasi adalah terapi mengurangi frekuensi alergi kambuh dengan cara memberikan protein atau zat pemicu alergi dalam jumlah tertentu kepada Si Kecil. Tujuannya, agar secara perlahan, tubuh Si Kecil belajar mentoleransi alergen tersebut, sehingga nantinya kemunculan gejala alergi bisa berkurang.

Dalam melaksanakan terapi yang juga dikenal dengan sebutan imunoterapi ini, dokter akan memberikan alergen pemicu alergi, bisa berupa makanan, minuman, atau suntikan, untuk membantu tubuh Si Kecil membangun antibodi. Sayangnya, terapi ini cukup memakan waktu lho, Bun, bahkan ada yang sampai bertahun-tahun masih harus terapi.

Bun, apakah Si Kecil mengalami alergi susu sapi? Kalau iya, mana dari beberapa cara mengatasi alergi susu sapi di atas yang sudah Bunda lakukan? Hal penting yang perlu Bunda pahami, pemberian ASI eksklusif jauh lebih baik. Namun jika Si Kecil sudah berusia lebih dari satu tahun, butuh asupan susu formula yang tidak menyebabkan alergi, maka bisa mencoba beberapa rekomendasi susu soya ini.





medical record

Berapa Besar Risiko Alergi Si Kecil?



Cari Tahu