Beranda Artikel 13-36 Bulan Yuk, Bunda, Kenali Keunggulan Prebiotik FOS dan GOS

Yuk, Bunda, Kenali Keunggulan Prebiotik FOS dan GOS

2022/02/07 - 02:59:32pm     oleh Morinaga Soya
Yuk, Bunda, Kenali Keunggulan Prebiotik FOS dan GOS

Tahukah Bunda bahwa sistem pencernaan yang baik mampu menunjang sistem imunitas tubuh Si Kecil. Kesehatan pencernaan Si Kecil sendiri ini tidak dapat terlepas dari peran bakteri baik (probiotik) serta prebiotik. Adapun, dua jenis prebiotik yang cukup umum dan memiliki fungsi yang cukup penting adalah prebiotik FOS dan GOS. Untuk memahami lebih dalam, yuk berkenalan lebih dekat dan ketahui keunggulan prebiotik FOS & GOS untuk tumbuh kembang Si Kecil.

Perbedaan Prebiotik dan Probiotik

Istilah Probiotik dan prebiotik tentu saja sudah tidak asing lagi bagi Bunda. Betapa tidak, hampir semua jenis makanan memiliki baik prebiotik maupun probiotik. Nah meski terdengar cukup mirip, namun keduanya memiliki fungsi yang berbeda bagi kesehatan tubuh.

Probiotik merupakan bakteri baik yang bersemayam di saluran cerna manusia dan memiliki segudang manfaat bagi kesehatan tubuh, terutama bagi saluran pencernaan. Bakteri baik ini bisa kita dapatkan dari beragam jenis makanan maupun minuman atau bahkan beberapa suplemen tambahan seperti susu formula. Contoh bakteri baik yang umum kita dengar atau ditemukan adalah lactobacillus dan bifidobacterium.

Lain halnya dengan prebiotik yang merupakan makanan yang berfungsi sebagai asupan bagi bakteri baik yang ada di tubuh manusia agar populasinya tetap terjaga. Nah, Bunda, secara singkatnya, probiotik adalah bakteri baik, sementara prebiotik merupakan makanan bagi bakteri tersebut.

Manfaat Prebiotik FOS dan GOS

Melansir data dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) anak dengan rentan usia 0-5 tahun tergolong cukup rentan terhadap penyakit yang disebabkan oleh infeksi di saluran pencernaan, seperti diare, perut kembung, dan lainnya ataupun infeksi pada saluran pernapasan (ISPA).

Hal ini bisa diakibatkan oleh sel usus pada Si Kecil di usia balita yang masih cukup renggang dan memudahkan alergen ataupun kuman masuk ke dalam sistem pencernaanya dengan mudah. Selain karena problema renggangnya sel usus, beberapa macam jenis penyakit juga lebih mudah menyerang Si Kecil lantaran bakteri baik dalam sistem cernanya tidak dapat berkembang dengan baik. Untuk inilah prebiotik diperlukan guna mengaktifkan serta meningkatkan probiotik dalam tubuh.

Prebiotik merupakan senyawa natural dalam makanan yang tidak mampu dicerna oleh usus. Senyawa ini sendiri memiliki fungsi sebagai sumber makanan bagi mikroorganisme baik atau bakteri baik yang hidup di dalam usus. Semakin banyak bakteri baik di dalam usus, maka sistem pencernaan Si Kecil bisa terjaga kesehatannya. Saluran cerna yang sehat bisa meningkatkan penyerapan gizi secara maksimal bagi tubuh serta meningkatkan sistem imunnya. Hal ini sudah pasti akan berdampak baik pada tumbuh kembang Si Kecil.

Yang termasuk dalam prebiotik sendiri adalah frukto oligosakarida (FOS) dan galakto oligosakarida (GOS) keduanya memiliki fungsi cukup penting bagi kesehatan tubuh. Prebiotik FOS sendiri secara alamiah sudah terdapat pada beberapa jenis tanaman dan sayuran seperti bawang putih, daun bawang, asparagus, kacang kedelai, gandum, pisang, dan lainnya. Sedangkan GOS sering ditemui dalam susu sapi. Lebih lanjut, berikut merupakan fungsi FOS & GOS bagi kesehatan Si Kecil

Memperbanyak Jumlah Bakteri Baik di Usus

Seperti yang sudah dijelaskan bahwa prebiotik FOS dan GOS memang tidak dapat dicerna atau didekomposisi di saluran cerna oleh enzim pencernaan manusia. Akan tetapi, baik FOS dan GOS ini akan difermentasi oleh bakteri baik yang ada di dalam usus sebagai makanan dan turut berperan serta dalam menambah populasi bakteri baik dalam usus.

Uniknya, hanya bakteri baik ini yang bisa melakukan pekerjaan ini, sehingga Bunda tidak usah takut kalau-kalau bakteri jahat di dalam tubuh malah ikut menjadikan prebiotik ini sebagai bahan makanan dan turut berkembang biak dalam saluran cerna Si Kecil.

Menghasilkan Produksi Asam Lemak Rantai Pendek

Hasil fermentasi FOS dan GOS oleh bakteri baik ini alhasil menghasilkan short chain fatty acid (SCFA) atau dalam bahasa Indonesia disebut dengan asam lemak rantai pendek. SCFA disini meliputi asam asetat, asam propionat, juga asam butirat. Tugas utama SCFA adalah melindungi usu sehingga bakteri jahat tak dapat memasuki dinding usus.

Salah satu hal yang membuat SCFA ini menjadi bermanfaat bagi tubuh adalah molekulnya yang cukup kecil sehingga SCFA mampu melewati dinding usus dan masuk ke aliran darah sehingga kebaikannya bukan hanya terbatas untuk kesehatan saluran cerna saja, namun manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh tubuh.

SCFA secara umum bisa mempengaruhi lingkungan usus besar agar apapun yang dikonsumsi oleh Si Kecil dapat diserap dengan baik. Selain itu SCFA memiliki manfaat secara spesifik, selain sebagai sumber makanan bagi bakteri baik, namun SCFA juga bisa berguna sebagai anti inflamasi atau anti peradangan sehingga mampu mencegah iritasi pada usus.

Meningkatkan Imunitas Tubuh

Menurut penelitian yang bertajuk “Effect of Prebiotics on Immune System and Cytokine Expression” yang terdapat dalam laman National Library of Medicine, dijelaskan bahwa manfaat FOS ataupun GOS pada susu bayi bisa meningkatkan kekebalan tubuhnya.

FOS dan GOS mampu menciptakan ekosistem yang baik bagi perkembangan bakteri baik dalam tubuh dan mengurangi jumlah bakteri jahat di usus. Dengan demikian, kesehatan saluran cerna akan terjaga, penyerapan gizi bisa dilakukan dengan lebih maksimal, alhasil kesinambungan ini mampu menguatkan sistem imun Si Kecil.

Mencegah Sembelit

Melansir dari laman National Library of Medicine, pemberian FOS ataupun GOS pada Si Kecil diyakini bisa meningkatkan frekuensi BAB dan membuat feses menjadi lebih lembut dan tidak keras. Hal ini diduga karena efek langsung FOS dan GOS sebagai serat pangan yang berguna untuk meningkatkan populasi bakteri baik dan merangsang produksi asam lemak rantai pendek dan akhirnya menstimulasi gerak motilitas usus.

Setelah mengetahui banyak manfaat baik yang ditawarkan oleh prebiotik FOS dan GOS, tentu tidak ada salahnya bagi Bunda untuk memberikan makanan yang mengandung FOS ataupun GOS di dalamnya. namun, demikian kandungan FOS dan GOS pada bahan makanan tidak akan cukup untuk memberi efek prebiotik. Sehingga banyak susu formula yang menawarkan formulasi FOS ataupun GOS supaya perkembangan Si Kecil bisa semakin optimal.

Namun, sayangnya tidak semua anak bisa mengonsumsi susu sapi karena akan menimbulkan reaksi alergi. Tapi Bunda tak perlu khawatir, pasalnya, Si Kecil masih bisa mengonsumsi susu berbahan dasar kedelai seperti Morinaga Soya MoriCare Triple Bifidus yang menawarkan kebaikan prebiotik FOS di dalamnya.

Karena terbuat dari isolat protein kedelai, susu formula pertumbuhan ini aman dikonsumsi oleh Si Kecil dengan riwayat alergi susu sapi atau mengalami intoleransi laktosa. Lengkap dengan prebiotik FOS dan probiotik triple bifidus yang mampu menciptakan kesinambungan yang baik antara keduanya guna memaksimalkan perkembangan imunitas tubuh dan menjaga kesehatan saluran cerna Si Kecil.

Selain itu, triple bifidus disinyalir mampu mengurangi gejala alergi yang dialami Si Kecil loh Bunda. Mulai dari mengurangi gejala alergi yang menyerang saluran pernapasan, pencernaan, maupun kulit, sehingga Si Kecil bisa lebih tenang dan tidak terlalu gelisah ketika gejala alergi mulai kambuh.

Lebih lengkap susu formula ini juga dilengkapi dengan 14 vitamin, 9 mineral, zinc, kalsium, AA & DHA, dan Omega 3 dan 6 yang mampu menunjang nutrisi harian Si Kecil dan proses tumbuh kembangnya supaya semakin optimal.

Semoga penjelasan di atas mengenai manfaat prebiotik baik FOS maupun GOS yang nyatanya amat berguna bagi tubuh bisa menjadi acuan Bunda dalam memilihkan susu formula pertumbuhan ataupun makanan sehari-hari guna memenuhi asupan nutrisinya ya Bunda. Semoga Si Kecil tumbuh dengan sehat tanpa kendala apapun.





medical record

Berapa Besar Risiko Alergi Si Kecil?



Cari Tahu