Beranda Artikel 13-36 Bulan 7 Faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan dan Perkembangan Anak

7 Faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan dan Perkembangan Anak

2023/08/14 - 06:32:40pm     oleh Morinaga Soya
7 Faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan dan Perkembangan Anak

Optimalnya tumbuh kembang Si Kecil dapat dilihat dari berat badan, tinggi badan, dan juga berbagai kemampuan seperti motorik, bahasa, hingga kognitif. Banyak faktor yang menentukan hal ini, baik dari dalam tubuhnya, seperti faktor keturunan dan juga dari luar tubuhnya, seperti lingkungan tempatnya tumbuh.

Masing-masing faktor ini tidak bisa dipisahkan sehingga Bunda perlu mensinergikan masing-masing agar tumbuh kembang Si Kecil sesuai dengan tahapan usianya. Bunda, yuk simak penjelasan lengkapnya di sini ya.

Faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan dan Perkembangan Anak

Terdapat 7 faktor yang mempengaruhi tumbuh kembang Si Kecil. Berikut penjelasannya:

Nutrisi

Nutrisi digunakan untuk membentuk dan memperbaiki organ tubuh saat masa pertumbuhan. Ketika memulai MPASI, Bunda dapat memastikan Si Kecil terpapar berbagai jenis makanan yang bergizi. Pastikan dalam setiap porsi makannya mencakup karbohidrat, protein, lemak, buah atau sayur, sebagai makronutrien-nya.

Sedangkan mikronutrien yang dibutuhkan Si Kecil dapat berupa zinc, zat besi, vitamin, kalsium, hingga asam folat. Nutrien-nutrien tersebut dapat diperolehnya melalui susu sapi. Namun, jika ia tidak cocok dengan susu sapi, Bunda dapat memberikannya susu soya agar ia dapat memperoleh nutrisi dengan cukup. Yuk, Bunda, ketahui bagaimana manfaat susu soya untuk mendukung tumbuhkembangnya di sini: Manfaat Susu Soya, Optimalkan Tumbuh Kembang Si Kecil

Genetik

Faktor ini mengacu pada informasi genetik Ayah Bunda yang diwariskan melalui DNA. Informasi genetik ini akan menentukan ciri-ciri fisik, seperti tinggi badan dan bentuk tubuh. Hal ini juga dapat menentukan potensi dan karakteristik anak karena mempengaruhi kemampuan kognitif, emosi maupun perilaku.

Lingkungan

Pengaruh lingkungan terhadap tumbuh kembang Si Kecil dimulai sejak bayi. Jenis lingkungan tempatnya beraktivitas menjadi stimulasi fisik dan psikis. Ketika lingkungan cenderung positif serta bersih dari polusi, maka memberi ruang untuk pertumbuhan yang sehat. Sebaliknya, ketika lingkungan kotor hingga ada polusi asap rokok, maka akan membahayakan semua tahap perkembangannya.

Tak hanya pertumbuhan fisik, lingkungan juga mempengaruhi psikis Si Kecil. Komunikasi orang dewasa di sekitarnya akan mempengaruhi perkembangan bahasa, sosial dan emosional. Jika lingkungannya lebih banyak menunjukkan dukungan serta menggunakan bahasa yang baik, maka kemungkinan besar perkembangan mentalnya akan lebih positif.

Hormon

Hormon mempengaruhi setiap fungsi tubuh, termasuk berperan dalam proses pertumbuhan fisik dan perkembangan seksual. Keseimbangan hormon dalam tubuh Si Kecil akan menunjukkan tumbuh kembang yang normal. Sebaliknya, ketidakseimbangan hormon dapat menyebabkan obesitas atau gangguan perilaku yang mengganggu tumbuh kembangnya.

Jenis Kelamin

Perbedaan jenis kelamin berpengaruh dari segi perkembangan fisik maupun psikologis. Faktor ini membuat Si Kecil bertumbuh dengan waktu dan cara yang berbeda, apalagi ketika mendekati masa pubertas. Anak perempuan terlihat dewasa lebih awal dibanding anak laki-laki. Sedangkan anak laki-laki akan terlihat lebih atletik karena pembentukan otot yang lebih cepat.

Kesehatan dan Aktivitas Fisik

Bukan hanya penting bagi pertumbuhan fisik, menjadi aktif dan sehat juga mempengaruhi perkembangan mental Si Kecil. Meskipun aktivitas fisiknya bukan dalam bentuk olahraga, minimal Si Kecil harus bergerak dalam kesehariannya, misal ketika bermain.

Aktivitas fisik yang tercukupi dapat memperkuat sistem imun hingga mengoptimalkan pertumbuhan tulang. Sebisa mungkin lakukan aktivitas fisik di luar ruangan, karena akan memaparkan Si Kecil terhadap matahari dan menstimulasi inderanya dengan alami.

Sosial-Ekonomi

Dampak kondisi sosial-ekonomi keluarga mempengaruhi akses terhadap pelayanan kesehatan hingga pendidikan. Tak hanya itu, faktor ini juga mempengaruhi lingkungan tempat anak tumbuh.

Selain memahami faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan Si Kecil, Bunda juga perlu mengetahui apa saja aspek-aspeknya agar Si Kecil tumbuh menjadi anak yang cerdas dan mampu mengenali potensi terbaiknya. Informasi selengkapnya, yuk baca: Aspek Perkembangan Anak Usia Dini dan Contohnya.

Kaitannya antara Faktor Biologis dan Lingkungan

Dari 7 faktor yang sudah disebutkan di atas, pada dasarnya dapat dikelompokkan menjadi 2 bagian, yaitu faktor biologis dan faktor lingkungan. Faktor biologis misalnya genetik, sedangkan faktor lingkungan termasuk di dalamnya nutrisi.

Faktor biologis dan lingkungan tidak bisa dipisahkan dalam mendukung tumbuh kembang Si Kecil yang optimal. Misalnya, Si Kecil yang memiliki gen bertubuh tinggi, pertumbuhannya tidak akan optimal jika tidak didukung asupan nutrisi yang cukup.

Oleh karena itu agar tumbuh kembang Si Kecil berjalan sesuai dengan usianya, maka Bunda perlu menyeimbangang semua faktor yang terkait ini.

Itulah faktor-faktor yang berpengaruh besar terhadap pertumbuhan dan perkembangan Si Kecil. Untuk memaksimalkan pengaruh faktor tersebut, Bunda dapat memberinya stimulasi yang sesuai usianya. Yuk, lihat cara stimulasinya di sini: Cara Stimulasi Tumbuh Kembang Anak agar Optimal

Referensi:

  • Verywell Family. Biological Factors That Influence Child Development. Diakses pada tanggal 18 Desember 2023. https://www.verywellfamily.com/biological-factors-affecting-child-development-2162219

  • National Institutes of Health. Human Growth and Development. Diakses pada tanggal 18 Desember 2023. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK567767/

  • Practo. Factors That Affect the Growth and Development of Your Child. Diakses pada tanggal 18 Desember 2023. https://www.practo.com/healthfeed/factors-that-affect-the-growth-and-development-of-your-child-42029/post





medical record

Berapa Besar Risiko Alergi Si Kecil?



Cari Tahu