Beranda Artikel Alergi Begini Ciri-ciri Batuk Karena Alergi Susu Sapi pada Si Kecil

Begini Ciri-ciri Batuk Karena Alergi Susu Sapi pada Si Kecil

2022/10/20 - 10:16:57am     oleh Morinaga Soya
Begini Ciri-ciri Batuk Karena Alergi Susu Sapi pada Si Kecil

Bun, batuk pada Si Kecil bisa disebabkan oleh berbagai faktor, salah satunya alergi susu sapi. Dalam artikel ini, Bunda akan belajar mengapa alergi susu sapi bisa menyebabkan batuk, apa saja ciri-cirinya, beserta cara praktis untuk mengatasi hal tersebut. Baca selengkapnya, yuk!

Mengapa Alergi Susu Sapi Menyebabkan Batuk?

Alergi susu sapi yang dialami Si Kecil bisa terjadi karena adanya faktor genetik. Bisa pula karena protein dalam susu sapi memicu sistem kekebalan tubuh melepaskan antibodi imunoglobulin E (IgE) dan histamin, untuk melawan protein yang dianggap berbahaya bagi tubuh. Akibatnya, muncullah berbagai gejala alergi, mulai dari gangguan pencernaan, muncul masalah pada kulit, dan gangguan pada saluran pernapasan, seperti batuk.

Ciri-ciri Batuk karena Alergi Susu Sapi

Batuk tidak hanya terjadi karena alergi, tetapi bisa pula diakibatkan adanya infeksi. Oleh karena itu, Bunda harus bisa membedakan keduanya, atau mengenali ciri-ciri batuk karena alergi susu sapi.

Ciri batuk karena infeksi atau karena alergi, harus dilihat terjadi tidaknya demam. Untuk Si Kecil yang batuk karena alergi susu sapi, suhu tubuhnya biasanya tetap normal, tidak ada demam, dan hanya batuk saja. Sementara batuk karena alergi disebabkan reaksi kekebalan tubuh terhadap alergen yang masuk ke tubuh, hingga menimbulkan batuk yang bisa berlangsung hingga berbulan-bulan. Kadang, batuknya disertai hidung berair, Si Kecil tampak lesu, lemas, atau jadi sering bersin. Selain batuk, ada juga ciri-ciri lain yang menandakan Si Kecil sedang mengalami alergi susu formula (sapi), pelajari di sini yuk: Ciri-ciri Bayi Alergi Susu Formula.

Cara Menangani Batuk karena Alergi Susu Sapi

1. Mengganti Susu Sapi dengan Susu Kedelai

Apabila Si Kecil memiliki alergi terhadap susu sapi, langkah terbaik yang perlu Bunda lakukan adalah mengganti susu sapi dengan susu kedelai. Susu kedelai memiliki kandungan protein nabati, isoflavon, kalium, vitamin A, vitamin D, berbagai mineral, dan lemak baik yang bagus untuk mendukung tumbuh kembang Si Kecil. Namun, pastikan Bunda memilih susu kedelai yang terbuat dari kedelai utuh atau whole, agar seluruh nutrisi esensial dari kedelai bisa terpenuhi, sehingga dapat membantu perkembangan otak Si Kecil.

2. Hindari Makanan Turunan Susu Sapi

Untuk mengatasi batuk yang disebabkan alergi susu sapi, sudah tentu Bunda harus menghindari pemberian asupan dari turunan produk susu sapi. Beberapa produk yang termasuk produk turunan susu sapi, di antaranya: keju, roti berbahan susu sapi, yoghurt, kefir, custard, dan sebagainya.

3. Konsultasikan kepada Dokter

Jika kondisi Si Kecil semakin memburuk dan batuk tak kunjung sembuh lebih dari seminggu, ada baiknya Bunda berkonsultasi ke dokter spesialis anak untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Apalagi kalau Si Kecil terlihat kesulitan bernapas, berkeringat di malam hari disertai demam, terlihat cekungan di dada ketika Si Kecil bernapas, atau suara batuk seperti menggonggong. Jangan sampai terlambat ya, Bunda, karena ada ancaman syok anafilaksis (penurunan tekanan darah secara dratis dan bisa menyebabkan Si Kecil hilang kesadaran) yang bisa mengancam jiwa Si Kecil.

Saat Bunda mengetahui Si Kecil memiliki alergi susu sapi, maka Bunda perlu mengatasi hal tersebut dengan beberapa tindakan. Apabila masih belum terbayang apa solusinya, baca konten berikut yuk: Cara Mengatasi Alergi Susu Sapi pada Si Kecil.





medical record

Berapa Besar Risiko Alergi Si Kecil?



Cari Tahu