Beranda Artikel 37-72 Bulan Obat Alami untuk Anak Muntah dan Mencret

Obat Alami untuk Anak Muntah dan Mencret

2024/05/29 - 01:46:49pm     oleh Morinaga Soya
anak-muntah-dan-mencret

Saat Si Kecil mendadak mengalami gangguan pencernaan berupa muntah dan diare, Bunda tidak perlu panik. Kondisi ini bisa diatasi secara bertahap dengan memberikan bahan-bahan alami yang membantu meredakan perut yang tidak nyaman dan menjaga keseimbangan cairan tubuh.

Beberapa bahan alami seperti jahe, pisang, dan teh chamomile dapat membantu meredakan gejala. Selain itu, penting juga memastikan Si Kecil tetap terhidrasi dengan air putih dan cairan elektrolit. Berikut penjelasannya.

Jahe untuk Meredakan Mual dan Mencret

Jahe memiliki khasiat meredakan peradangan dalam saluran pencernaan, menjadikannya pilihan alami untuk mengatasi muntah dan mencret pada anak-anak. Zat aktif dalam jahe, seperti gingerol, membantu menenangkan perut dan memperlambat kontraksi usus yang berlebihan.

Selain itu, jahe juga memiliki efek antibakteri dan antioksidan. Jika Si Kecil muntah atau mencret karena infeksi ringan, jahe bisa membantu mempercepat pemulihan. Sajikan dalam bentuk teh jahe hangat agar membantu menggantikan cairan tubuh yang hilang.

Pisang sebagai Sumber Nutrisi dan Prebiotik

Pisang mengandung pektin yang membantu menyerap cairan berlebih di usus, sehingga membuat feses menjadi lebih padat. Buah ini juga kaya kalium yang membantu menggantikan elektrolit yang hilang akibat diare dan muntah.

Kandungan prebiotik dalam pisang turut mendukung pertumbuhan bakteri baik di usus, membantu mempercepat pemulihan sistem pencernaan. Teksturnya yang lembut juga mudah dicerna oleh perut Si Kecil yang sedang sensitif.

Teh Chamomile untuk Menenangkan Perut

Chamomile dikenal dapat menenangkan saluran cerna dan mengurangi iritasi perut. Teh chamomile hangat bisa membantu meredakan gejala mual, kembung, dan perut melilit yang sering menyertai muntah dan diare pada anak.

Untuk anak usia di atas satu tahun, Bunda bisa menyajikan teh chamomile tanpa kafein dan menambahkan sedikit madu untuk menambah rasa. Hindari pemberian madu pada anak di bawah satu tahun ya, Bun.

Cairan Elektrolit dan Oralit

Cairan elektrolit seperti oralit sangat penting untuk mencegah dehidrasi akibat muntah dan mencret. Oralit menggantikan elektrolit penting seperti natrium dan kalium yang keluar dari tubuh bersama cairan.

Berikan oralit sedikit demi sedikit agar tubuh Si Kecil bisa menyerap cairan secara optimal. Untuk anak usia 1-2 tahun, takaran pemberian oralit sekitar 50-100 ml setelah setiap buang air besar cair.

Air Putih yang Cukup

Meskipun terlihat sederhana, air putih sangat membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh. Bunda perlu memastikan Si Kecil tetap minum air, terutama jika ia menolak makanan.

Tawarkan air dalam jumlah kecil namun sering, agar tubuh tetap terhidrasi dengan baik tanpa memperparah mual.

Makanan Probiotik untuk Pemulihan

Setelah muntah dan mencret mereda, berikan makanan yang mudah dicerna dan mengandung probiotik. Yogurt tawar tanpa gula tambahan merupakan pilihan yang baik karena mengandung bakteri baik untuk memperbaiki keseimbangan mikrobiota usus.

Untuk anak dengan alergi susu sapi, susu pertumbuhan berbasis soya yang mengandung probiotik bisa menjadi pilihan. Morinaga menyediakan produk susu dengan kandungan probiotik yang ramah untuk pencernaan anak. Baca penjelasan lengkapnya di sini: Minuman Probiotik yang Sehat untuk Pencernaan Anak.

Referensi:

Healthline. 11 Proven Health Benefits of Ginger. Diakses pada 17 Mei 2024 https://www.healthline.com/nutrition/11-proven-benefits-of-ginger





medical record

Berapa Besar Risiko Alergi Si Kecil?



Cari Tahu
bannerinside bannerinside
allysca