Beranda Artikel Alergi 3 Tips Menyiapkan Menu MPASI untuk Si Kecil Alergi Susu Sapi

3 Tips Menyiapkan Menu MPASI untuk Si Kecil Alergi Susu Sapi

2022/07/19 - 04:58:07pm     oleh Morinaga Soya
3 Tips Menyiapkan Menu MPASI untuk Si Kecil Alergi Susu Sapi

Pada usia 6 bulan, Si Kecil sudah mulai mendapatkan MPASI untuk memenuhi kebutuhan nutrisi dan gizi hariannya. Masa MPASI adalah masa Si Kecil belajar makan dan mengenal berbagai jenis makanan. Bagaimana kalau Si Kecil mengalami alergi susu sapi? Apa saja kiat untuk membuat menu MPASI yang aman dan sehat untuk Si Kecil alergi susu sapi?

Untuk menemukan jawaban atas pertanyaan tersebut, Bunda bisa mengikuti tips menyiapkan menu MPASI untuk Si Kecil yang alergi susu sapi pada artikel ini. Yuk, Bun, baca sampai selesai, ya.

  1. Jangan Gunakan Produk Olahan Susu Sapi

Alergi susu sapi adalah reaksi sistem imunitas tubuh yang melibatkan antibodi IgE, yaitu protein penting dalam sistem kekebalan tubuh yang diproduksi sel plasma dan limfosit. Dalam kondisi tubuh yang sehat, jumlah antibodi IgE atau immunoglobulin E akan sedikit. Tetapi ketika tubuh Si Kecil menganggap protein dalam susu sebagai zat yang membahayakan, maka tubuh akan memproduksi lebih banyak IgE untuk melawan alergen yang masuk tersebut. Nah, perlawanan sistem imun itulah yang memunculkan gejala alergi, seperti terganggunya sistem pencernaan, pendarahan di saluran pencernaan, tersumbatnya saluran napas, bahkan bisa menyebabkan syok anafilaksis. Syok anafilaksis adalah penurunan tekanan darah secara drastis yang membuat aliran darah ke seluruh jaringan tubuh terganggu, sehingga membuat Si Kecil sulit bernapas, bahkan bisa mengalami penurunan kesadaran. Ini bisa membahayakan jiwa Si Kecil lho, Bunda.

Maka saat menyiapkan menu MPASI bagi Si Kecil yang alergi susu sapi, hindari menggunakan bahan makanan yang berasal dari produk olahan susu sapi. Misalnya, keju, biskuit berbahan dasar susu sapi, bubur dengan kuah yang berbahan susu sapi, dan sebagainya. Ganti bahan makanan MPASI dengan susu kedelai, bubur dari tepung beras, bubur tepung kentang, ikan, atau kuah kaldu ayam.

  1. Gunakan Bahan-bahan yang Tidak Memicu Alergi

Berdasarkan rekomendasi WHO, Si Kecil yang sudah berusia 6-8 bulan, perlu mendapatkan MPASi 2-3 kali sehari. Jumlah ini akan bertambah seiring bertambahnya usia Si Kecil. Agar bahan makanan yang digunakan tidak memicu terjadinya alergi, Bunda bisa menggunakan bahan-bahan yang aman, seperti:

  • Sayuran

Berbagai jenis sayur bagus diperkenalkan kepada Si Kecil melalui MPASI. Konsumsi sayuran dalam jumlah cukup bermanfaat untuk melancarkan sirkulasi oksigen dalam tubuh, kaya akan asam folat untuk kecerdasan otak, kalsium untuk menjaga kesehatan tulang, dan berbagai vitamin, mineral, serta serat, yang berfungsi menjaga kesehatan mata dan saluran pencernaan.

  • Buah

Alih-alih memperkenalkan berbagai rasa melalui bahan makanan tinggi karbohidrat yang bisa menyebabkan Si Kecil mengalami kelebihan gula, lebih baik berikan buah. Berbagai manfaat buah untuk Si Kecil, diantaranya: menjaga kekebalan tubuh, mengurangi risiko obesitas, menjaga kesehatan sistem pencernaan, serta dapat memperkuat tulang dan gigi. Selain itu, konsumsi buah juga bisa meningkatkan daya ingat dan membuat Si Kecil lebih cerdas.

  • Telur

Menambahkan telur dalam menu MPASI Si Kecil akan memenuhi kebutuhan tubuh Si Kecil terhadap kalsium, selenium, zinc, dan berbagai mineral. Semua nutrisi tersebut dapat meningkatkan daya tahan tubuh dan Si Kecil jadi tidak mudah sakit.

Di dalam kuning telur kaya akan kolin yang bagus bagi perkembangan otak Si Kecil, meningkatkan fungsi kognitif, dan daya ingat. Telur juga mengandung antioksidan berjenis lutein dan zeaxanthin yang melindungi mata Si Kecil dari kerusakan akibat cahaya berbahaya. Agar semua manfaat telur bisa Bunda berikan kepada Si Kecil, pastikan pengolahannya benar ya, Bun, dengan cara memasak telur sampai matang supaya bakteri dari telur tidak ikut masuk ke tubuh Si Kecil.

  • Kedelai

Kedelai merupakan sumber protein nabati yang sangat penting dalam proses tumbuh kembang Si Kecil, menyehatkan sistem pencernaan, dan mencegah sembelit. Dalam 100 gram kacang kedelai, ada berbagai nutrisi, seperti karbohidrat, protein, asam lemak Omega-3, vitamin A, D, E, K, dan kaya akan serat. Istimewanya lagi, kedelai mengandung vitamin D yang dibutuhkan untuk pertumbuhan tulang dan gigi yang sehat.

  1. Gunakan Bahan-bahan yang Segar

Bunda juga bisa menggunakan bahan-bahan yang segar untuk menyiapkan MPASI Si Kecil, misalnya buah-buahan lokal yang sedang musim, sayuran segar yang baru dipanen, atau memastikan ikan yang Bunda beli benar-benar masih segar (tidak dibeli dalam keadaan beku).

Kandungan nutrisi yang terdapat dalam bahan makanan yang segar ini tentu masih lengkap dan belum ada yang rusak akibat proses pemanasan atau pembekuan. Selain itu, Si Kecil juga terhindar dari zat pengawet makanan yang sebenarnya bisa memicu terjadinya alergi pada Si Kecil

Menyiapkan menu MPASI untuk Si Kecil yang alergi tentu lebih menantang dan mungkin sering membuat Bunda kehabisan ide harus memasak apa. Agar Bunda nggak bingung lagi, cek resep menu makanan untuk Si Kecil alergi berikut ini, yuk.





medical record

Berapa Besar Risiko Alergi Si Kecil?



Cari Tahu