Beranda Artikel 37-72 Bulan Daftar Makanan Tinggi Serat yang Baik Untuk Anak

Daftar Makanan Tinggi Serat yang Baik Untuk Anak

2022/05/13 - 06:53:56pm     oleh Morinaga Soya
Daftar Makanan Tinggi Serat yang Baik Untuk Anak

Dalam kesehariannya, Si Kecil membutuhkan bukan hanya asupan lemak, protein, ataupun karbohidrat, namun juga makanan yang tinggi akan serat. Makanan kaya akan serat bisa didapatkan dari beragam jenis buah dan sayur. Banyak sekali manfaat yang ditawarkan serat bagi kesehatan tubuh. Meski demikian tubuh Si Kecil juga bisa bereaksi tidak baik saat kekurangan serat.

Manfaat Serat Untuk Anak

Serat merupakan salah satu nutrisi yang wajib dikonsumsi oleh anak-anak, terutama di masa awal pertumbuhannya karena serat bisa membantu menjaga kesehatan saluran cerna. Mengutip dari Healthline, setidaknya sebanyak 70% elemen sistem imun tubuh ada di sistem pencernaan. Inilah mengapa sebabnya menjaga kesehatan saluran cerna Si Kecil amatlah penting. Ini bisa dimulai dengan memberikan makanan kaya akan gizi dan serat untuk anak.

Memang serat kebanyakan ada di dalam sayur dan buah. Tak jarang pasti Bunda pernah mengalami kesulitan dalam membuat Si Kecil mengonsumsi sayur lantaran rasanya yang tergolong hambar dan kadang cukup pahit. Situasi inilah yang banyak dihadapi oleh banyak orangtua di Indonesia. Menurut sebuah data yang diterbitkan oleh Kementerian Kesehatan Indonesia, kecukupan serat anak di Indonesia ternyata masih belum memenuhi standar rekomendasi asupan serat harian.

Bukan hanya dalam skala nasional, namun secara global, setidaknya 9 dari 10 orang anak tidak mendapat cukup asupan serat yang direkomendasikan. Padahal serat ini sendiri memiliki peran penting bagi kesehatan Si Kecil. Itulah mengapa penting bagi Bunda untuk menanamkan pola hidup sehat sedini mungkin kepada Si Kecil, bahkan mungkin sejak Si Kecil sudah bisa mengonsumsi makanan padat.

Bukan sekedar memelihara kesehatan saluran cerna, namun makanan kaya tinggi serat juga bisa menjadi solusi bagi anak yang tengah mengalami susah BAB, kemudian juga serat bisa menekan resiko gangguan pencernaan seperti sembelit. Bahkan, menurut The Journal of Nutrition, makanan tinggi serat untuk anak bisa meningkatkan kecerdasan otak loh Bunda, tak ayal, ini bisa menstabilkan suasana hati atau mood Si Kecil supaya tak mudah tantrum. Lebih dari itu, lebih lanjut merupakan manfaat serat bagi Si Kecil

  • Membuat anak merasa kenyang lebih lama sehingga rasa lapar bisa lebih dikontrol
  • Membantu mengontrol berat badan Si Kecil
  • Menambah energi
  • Memelihara kesehatan saluran cerna
  • Meningkatkan daya tahan tubuh

Wah banyak sekali bukan manfaat serat yang bisa mendukung tumbuh kembang Si Kecil supaya semakin optimal. Maka dari itu selalu libatkan makanan kaya akan serat dalam menu sehari-hari Si Kecil. Tapi perlu diingat ya Bunda, ketika Si Kecil terkena diare, maka Bunda harus melakukan kebalikannya, yakni memberinya makanan rendah serat supaya frekuensi BAB nya bisa diredam.

Berapa Banyak Serat yang Dibutuhkan Anak

Mengacu pada data yang dirilis oleh Kementrian Kesehatan Republik Indonesia, berikut merupakan standarisasi jumlah serat yang dibutuhkan anak-anak :

  • Bagi Balita yang berusia 1-3 tahun, minimal jumlah serat harian yang diperlukan berkisar di angka 19 gram
  • Sementara bagi anak berusia 4 -8 tahun, maka mereka harus mendapatkan setidaknya 25 gram sehari
  • Anak perempuan yang beranjak ke usia 9 -18 tahun harus mendapatkan paling tidak 26 gram serat per hari
  • Anak laki-laki berusia 9-13 tahun membutuhkan asupan serat sebanyak 31 gram sehari
  • Anak laki-laki berusia 14 -18 tahun memerlukan 38 gram serat per hari.

Jenis Makanan Tinggi Serat Untuk Anak

Meskipun sangat baik untuk kesehatannya, namun pasti tak jarang Si Kecil menolak memakan buah ataupun sayur yang kaya akan serat. Namun demikian, Bunda tetap harus membiasakan Si Kecil untuk mengonsumsinya. Adapun beberapa jenis makanan yang kaya akan serat, antara lain

Oatmeal

Bunda bisa mengawali hari Si Kecil dengan memberikannya oatmeal sebagai sarapan. Makanan serbaguna ini memiliki setidaknya 4 gram serat per mangkuk. Untuk membuat Si Kecil tertarik menyantap oatmeal, Bunda bisa memberikan tambahan pemanis alami seperti madu, sirup mapel, kismis, bubuk kayu manis, dan lainnya.

Apel

Salah satu buah yang populer dikonsumsi baik orang dewasa maupun anak-anak ini ternyata bukan hanya memiliki rasa yang lezat, tapi ternyata sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh loh, Bunda. Kandungan vitamin A serta serat di dalamnya bisa menjaga kesehatan tubuh Si Kecil. Apel setidaknya memiliki kandungan 3.6 gram serat dalam porsi kecil. Sehingga mengonsumsi 1 buah apel per hari pasti bisa memenuhi kebutuhan serat harian Si Kecil loh Bunda.

Wortel

Wortel ternyata bukan hanya kaya akan vitamin A tapi juga kaya akan serat. Bunda bisa mengolah wortel menjadi makanan gurih ataupun menjadikannya sebagai salah satu bahan untuk membuat smoothies. Kabarnya, wortel memiliki paling tidak 2,9 gram serat di setiap setengah cangkir jus wortel.

Pisang

Pisang mengandung karbohidrat serta potasium yang mampu menyuplai tenaga supaya Si Kecil bisa beraktivitas. Selain itu, pisang ternyata mempunyai 3,1 gram serat.

Roti Gandum

Selembar roti gandum disinyalir memiliki setidaknya 2 gram serat atau lebih. Untuk membuat Si Kecil tertarik mengonsumsi roti gandum, Bunda bisa mengkreasikan menu sarapan ringan dengan mengoleskan selai atau megolahnya menjadi roti lapis dengan berbagai isi dan topping supaya Si Kecil makin bersemangat menyantapnya.

Beri-Berian

Beragam buah beri seperti blackberry, blueberry, stroberi dan raspberry. Melansir dari Web MD, raspberry dipercaya merupakan salah satu buah dengan kandungan serat tertinggi. Raspberry setidaknya memiliki 4 gram serat setiap setengah porsi. Sementara untuk stroberi dan blueberry, keduanya memiliki paling tidak 1.5 - 1.8 gram serat tiap porsinya.

Buah Pir

Aman untuk dikatakan bahwa buah pir merupakan salah satu buah yang tinggi serat. Buah pir dengan ukuran medium bisa mengandung paling tidak 5.5 gram serat. Buah ini juga sangat disarankan untuk memasukan buah pir ke dalam menu makan Si Kecil supaya pencernaanya lancar.

Ubi Jalar

Setidaknya satu porsi ubi jalar mampu menyediakan paling tidak 3.8 gram serat yang baik bagi kesehatan Si Kecil. Bunda bisa mengolah ubi jalar menjadi beragam menu camilan ataupun menu utama. Bahkan Bunda bisa mengkreasikannya menjadi makanan penutup seperti biji salak. Menarik bukan?

Popcorn

Kalau Si Kecil kerap kali menolak sayur ataupun buah, tapi mungkin Si Kecil tidak akan menolak popcorn atau berondong jagung. Camilan yang terbuat dari jagung ini memiliki setidaknya 2 gram serat dalam 3 mangkuk popcorn. Tapi hati-hati jangan memberikan Si Kecil terlalu banyak ya Bunda dan variasikan dengan menu sehat lainnya supaya menu harian Si Kecil tetap seimbang

Kacang-Kacangan

Coba untuk memberi Si Kecil asupan ragam kacang dalam menunya. Bunda bisa memberikan kacang merah serta kacang hitam yang mengandung 16 gram serat per porsinya. Selain itu, ada juga kacang almond yang bisa Bunda berikan sebagai camilan. Kacang almond setidaknya memiliki 3.5 gram serat per porsinya.

Ketika memberikan Si Kecil banyak jenis makanan, terutama makanan yang belum pernah ia makan, berikan perlahan dan sedikit demi sedikit untuk melihat apakah Si Kecil memiliki reaksi alergi terhadap makanan tersebut. Bila Bunda melihat gejala yang tidak biasa usai Si Kecil memakan makanan tertentu, maka jangan ragu untuk membawanya ke dokter ya Bunda.

Atau cara yang lebih praktis, Bunda bia memeriksakan seberapa besar kemungkinan resiko Si Kecil mengalami alergi di cek alergi . Usai mengetahui seberapa besar resikonya, mungkin akan membuat Bunda lebih lega dan bisa merencanakan langkah penanganan selanjutnya.

Selain memakan makanan tinggi serat, Bunda bisa memberikan nutrisi ekstra yang bisa membantu memelihara kesehatan saluran cerna Si Kecil dengan tetap memberikan ASI eksklusif. atau , Bunda bisa memberikan susu formula bila karena beberapa hal Bunda tak bisa memberikan ASI. Namun, penting untuk diingat agar BUnda selalu mengecek bahan dan memilihkan susu formula terbaik guna mendukung tumbuh kembang Si Kecil supaya semakin optimal

Seperti susu formula Morinaga Soya Chil Kid MoriCare with Triple Bifidus. Susu formula pertumbuhan yang terbuat dari isolat protein kedelai ini aman dikonsumsi bagi Si Kecil yang memiliki alergi susu sapi ataupun mengalami kondisi intoleransi laktosa. Selain itu gabungan 3 bakteri baik dalam triple bifidus lengkap dengan prebiotik FOS disinyalir mampu meningkatkan jumlah bakteri baik sehingga saluran cerna tetap sehat dan sistem imun juga terjaga

Selain itu, triple bifidus juga sangat bermanfaat dalam membantu Si Kecil melawan gejala reaksi alergi yang kerap terjadi. Susu formula pertumbuhan ini dapat membantu meringan gejala alergi seperti sering terjadi di kulit seperti eksim, dermatitis atopik, gejala alergi rhinitis ataupun yang menyerang saluran pernapasan, serta reaksi alergi yang menyerang saluran pencernaan. Alhasil Si Kecil tidak akan rewel dan merasa lebih tenang.

Tidak berhenti disana, tambahan AA & DHA, Omega 3 & 6, serta zinc dapat membantu meningkatkan kinerja otak Si Kecil sejak usia dini sehingga kecerdasan multitalentanya bisa terasah. Tak lupa tambahan kalsium, 14 vitamin, serta 9 macam mineral bisa cukup memenuhi kebutuhan gizi harian Si Kecil.

Bunda, semoga saran serta penjelasan di atas bermanfaat bagi Bunda dalam menjaga kesehatan Si Kecil. Selalu tanamkan dan biasakan Si Kecil untuk memakan sayuran dan buah meskipun pasti tidak semua anak akan langsung suka. Bunda bisa tetap berkreasi dengan makanan secara kreatif untuk menarik perhatian Si Kecil dalam mengonsumsi sayur atau buah. Semoga berhasil ya, Bunda.





medical record

Berapa Besar Risiko Alergi Si Kecil?



Cari Tahu