Beranda Artikel 13-36 Bulan Cara Mengatasi Mengi yang Terjadi pada Si Kecil

Cara Mengatasi Mengi yang Terjadi pada Si Kecil

2024/06/26 - 11:13:46pm     oleh Morinaga Soya
Cara Mengatasi Mengi yang Terjadi pada Si Kecil

Bunda, apakah si Kecil kerap mengeluarkan suara nafas yang berbunyi seperti siulan? Bisa jadi ini adalah “mengi”, yang merupakan suara khas dari saluran pernapasan yang menyempit. Jika Si Kecil mengalaminya, penting bagi Bunda untuk mengetahui cara mengatasi serta penyebabnya. Dengan begitu, ketika kondisi ini kambuh, Bunda bisa membantu membuat Si Kecil merasa lebih baik. Yuk Bunda, baca ulasan ini sampai selesai untuk mengetahui informasi tentang mengi pada anak.

Kenali Penyebab dan Gejala dari Mengi

Mengi (wheezing) adalah suara mendesis atau bersiul yang terjadi ketika udara bergerak melalui saluran napas yang menyempit. Gejala yang biasanya menyertai mengi antara lain adalah kesulitan bernapas, napas pendek, napas yang cepat, serta suara napas yang keras atau tidak teratur. Tak hanya pada orang dewasa, hal ini juga terjadi pada anak-anak dan ada beberapa penyebabnya.

Salah satu penyebab utamanya adalah asma, di mana saluran napas menyempit, membengkak dan menghasilkan banyak lendir sehingga menghambat aliran udara. Selain itu, reaksi alergi juga dapat menyebabkan serangan mengi pada anak-anak.

Infeksi saluran pernapasan seperti bronkitis, pneumonia, atau bronkiolitis juga dapat mengakibatkan peradangan pada saluran napas dan menghasilkan cairan yang dapat mengganggu aliran udara normal, sehingga timbul mengi. Jika Si Kecil memiliki penyebab mengi seperti asma dan alergi, maka penting untuk menghindari faktor risiko yang dapat memicu kondisi tersebut.

Cara Mengatasi Mengi pada Anak

Ada beberapa upaya yang bisa Bunda lakukan di rumah untuk membantu meredakan mengi dan mencegah serangan yang lebih parah. Salah satu caranya adalah menggunakan humidifier yang dapat membantu menjaga kelembapan udara di dalam ruangan serta membantu mengencerkan lendir di saluran napas. Hal ini tentunya akan membantu pernapasan Si Kecil.

Selain itu, penting bagi Si Kecil juga untuk mencukupi kebutuhan cairan tubuh dengan banyak minum. Selain air putih, Bunda juga bisa memberikan minuman hangat dengan campuran madu atau teh hijau. Cara ini akan membantu mengurangi suara mengi dengan menjadikan saluran pernapasan lebih rileks.

Jika anak mengalami mengi yang tidak kunjung membaik atau jika mengi disertai dengan gejala seperti pernapasan yang sangat cepat, dada terasa tertekan atau nyeri, wajah Si Kecil pucat atau kebiruan, segera bawa anak ke dokter atau fasilitas kesehatan terdekat.

Terakhir, Bunda juga perlu memastikan agar lingkungan sekitar Si Kecil bersih dari penyebab-penyebab yang telah disebutkan sebelumnya sehingga dapat memicu kambuhnya mengi. Kemudian asupan Si Kecil juga perlu diperhatikan, karena salah satu pemicunya bisa jadi adalah susu sapi.

Mungkin Bunda akan bertanya-tanya, “Apakah benar susu sapi bisa menyebabkan mengi?” Untuk jawaban lengkapnya, yuk, ketahui selengkapnya pada artikel berikut ini: Ciri-ciri Alergi Susu Sapi yang Sering Dialami Anak.

Referensi:

Webmd. Wheezing: Causes, Diagnosis, Treatment, and Remedies. Diakses pada tanggal 15 Juni 2023. https://www.webmd.com/asthma/understanding-wheezing-basics

Cleveland Clinic. Wheezing: Causes, Treatments & When To Worry. Diakses pada tanggal 15 Juni 2023. https://my.clevelandclinic.org/health/symptoms/15203-wheezing





medical record

Berapa Besar Risiko Alergi Si Kecil?



Cari Tahu