Beranda Artikel 13-36 Bulan Pahami Ragam Contoh Probiotik untuk Kesehatan Si Kecil

Pahami Ragam Contoh Probiotik untuk Kesehatan Si Kecil

2024/10/21 - 08:30:22pm     oleh Morinaga Soya
contoh probiotik

Menjaga Si Kecil agar tetap bugar dan ceria tentu menjadi prioritas utama setiap Bunda. Salah satu rahasia di balik sistem kekebalan tubuh yang kuat dan pencernaan yang lancar adalah kehadiran mikroorganisme yang baik dalam tubuh. Probiotik berperan besar dalam memperkuat daya tahan tubuh terhadap infeksi bakteri jahat serta memastikan proses penyerapan nutrisi berjalan optimal.

Agar manfaat ini terasa maksimal, Si Kecil sebaiknya mendapatkan asupan bakteri baik ini secara teratur setiap hari. Ada berbagai contoh probiotik yang bisa Bunda perkenalkan melalui makanan harian untuk meningkatkan kualitas kesehatannya. Mari kita kenali jenis-jenisnya lebih dekat.

Lactobacillus Sebagai Pahlawan Pencernaan Si Kecil

Lactobacillus adalah salah satu contoh probiotik yang paling populer karena kemampuannya melawan bakteri jahat di dalam usus. Kehadiran bakteri ini membuat pencernaan Si Kecil menjadi lebih kuat dan melindunginya dari berbagai penyakit seperti sembelit, kolik, hingga radang usus.

Berdasarkan penelitian, Lactobacillus terbukti efektif membantu mengurangi gejala diare pada anak-anak, termasuk meredakan demam dan muntah yang menyertainya. Bakteri ini bekerja memperbaiki lapisan dinding usus agar frekuensi buang air besar berkurang. Bunda bisa mendapatkan manfaat ini melalui minuman probiotik atau makanan fermentasi seperti yoghurt, acar, dan tempe.

Saccharomyces Menjaga Keseimbangan Usus

Berbeda dengan Lactobacillus, Saccharomyces sebenarnya adalah sejenis jamur atau ragi baik yang memberikan manfaat kesehatan bagi tubuh. Probiotik ini sangat disarankan bagi Si Kecil yang baru saja menyelesaikan pengobatan antibiotik. Konsumsi antibiotik terkadang membuat jumlah mikroorganisme baik di usus menurun, sehingga Si Kecil rentan terkena gangguan pencernaan.

Saccharomyces membantu mengembalikan keseimbangan mikroorganisme di dalam saluran cerna yang sempat hilang. Dengan ekosistem usus yang kembali seimbang, kekebalan tubuh Si Kecil pun akan berangsur pulih dan menguat. Bunda bisa menemukan sumber Saccharomyces pada makanan bergizi seperti roti, kefir, keju terfortifikasi, dan tempe.

Bifidobacterium Pelindung Alami untuk Anak Alergi

Bifidobacterium merupakan bakteri baik yang secara alami sudah ada di saluran pencernaan manusia sejak lahir. Bakteri ini membantu tubuh mencerna makanan serta menghasilkan vitamin dan asam lemak esensial yang penting bagi kesehatan. Jika jumlahnya menurun, sistem kekebalan tubuh Si Kecil bisa melemah secara signifikan.

Menariknya, Bifidobacterium memiliki peran krusial bagi anak-anak yang memiliki riwayat alergi. Pemberian bakteri ini secara rutin diketahui dapat membantu mencegah munculnya gejala alergi seperti asma dan dermatitis. Bunda bisa melengkapi menu harian Si Kecil dengan sumber bakteri baik ini yang tersedia dalam makanan fermentasi maupun suplemen khusus.

Lengkapi Nutrisi Si Kecil Alergi dengan Morinaga Soya

Memberikan makanan kaya probiotik secara berkala adalah langkah cerdas untuk kesehatan jangka panjang Si Kecil. Jika Bunda mencari alternatif praktis, susu Morinaga Soya hadir dengan kandungan Bifidobacterium yang dipadukan dengan vitamin dan mineral tinggi.

Bunda tidak perlu merasa khawatir mengenai risiko alergi, karena produk ini bebas dari susu sapi namun tetap memberikan asupan protein yang setara. Morinaga Soya dirancang untuk mendukung tumbuh kembang anak secara optimal tanpa memicu reaksi alergi yang mengganggu kenyamanannya.

Bunda ingin tahu mana produk Morinaga Soya yang paling pas untuk mendukung kebutuhan nutrisi dan perlindungan alergi sang buah hati? Yuk, cari tahu detail perbedaannya di sini: Perbedaan Chil Kid P-HP, Chil Kid Soya, & Chil School Soya.

Referensi:

  • National Library of Medicine. Which Probiotic Is the Most Effective for Treating Acute Diarrhea in Children? A Bayesian Network Meta-Analysis of Randomized Controlled Trials. Diakses tanggal 2 Oktober 2024. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC8706888/
  • Klikdokter. Kapan Waktu Terbaik Konsumsi Probiotik? Diakses tanggal 2 Oktober 2024. https://www.klikdokter.com/gaya-hidup/diet-nutrisi/kapan-waktu-terbaik-konsumsi-probiotik?
  • National Library of Medicine. The relationship between bifidobacteria and allergic asthma and/or allergic dermatitis: a prospective study of 0-3 years-old children in Turkey. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/24878320




medical record

Berapa Besar Risiko Alergi Si Kecil?



Cari Tahu
bannerinside bannerinside
allysca